//
anda sedang membaca...
Berita Media

[Pontianak]Hari Pertama PSB, Sekolah Negeri Diserbu Warga

Calon siswa SMKN 4 memadati Puskesmas Perumnas 1 untuk mengambil surat keterangan sehat sebagai salah satu persyaratan mengikuti tes tertulis di SMKN 4 Kecamatan Pontianak Barat

Hari pertama Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun ajaran 2012 mulai SD hingga SMA, para calon murid menyerbu sejumlah sekolah milik pemerintah. Bahkan dari mulai pukul 07.00, para calon murid bersama orang tua mereka mendatangi sejumlah sekolah favorit yang tentunya disesuaikan dengan Nilai Ebtanas Murni (NEM) alias nilai ujian akhir.

Tak ayal, halaman sekolah yang selama satu bulan terakhir lengang kini terlihat sangat padat, malah meluber hingga ke badan jalan. Kesibukan para siswa dan orang tua cukup beralasan, karena tidak mudah mendapatkan sekolah berkualitas dengan biaya murah.

Umi Hanifah, 42, warga Sungai Jawi, khusus datang ke SMUN 4 Pontianak untuk mengantarkan Annisa Dema Yuliandari, 12, anaknya ke sekolah tersebut. Umi datang tidak dengan tangan kosong. Tapi membawa seluruh berkas yang sudah dipersiapkan tiga hari sebelumnya.

Sehingga ketika panitia meminta persyaratan yang diminta, Umi tidak perlu kelimpungan memenuhinya. “Semuanya sudah kami persiapkan, jadi tidak begitu sulit bagi saya mendaftar. Apalagi banyak pilihan yang harus diisi untuk ancang-ancang kalau di SMUN 4 tidak diterima,” ungkap Umi, pada Equator, Senin (2/7).

Ia juga mengaku dengan sistem online yang sudah diterapkan beberapa tahun terakhir memberikan kemudahan bagi pada orang tua untuk memonitoring sampai di mana keadaan nilai sang anak di sekolah yang dirinya pilih. Sehingga tidak perlu repot-repot mendatangi sekolah untuk mengambil berkas kemudian mengantar ke sekolah lainnya untuk mendaftar.

“Lebih mudah dengan adanya pendaftaran online, lebih bisa memantau dari lima sekolah yang sudah dipilih anak saya,” katanya lagi.

Walikota Pontianak H Sutarmidji SH MHum berharap untuk formulir pendaftaran sendiri di tahun 2013 mendatang Diknas membagikan langsung formulir pendaftaran pada siswa-siswi yang lulus baik SD, SMP, maupun SMA.

“Kenapa tidak dibagikan saja. Toh gratis, jadi tidak perlu berjubel orang tua murid ke sekolah-sekolah. Tahun depan saya inginkan dibagikan langsung saja pada siswa yang sudah lulus,” harap Midji.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak Drs H Mulyadi MSi mengatakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online sudah dibuka 2 hingga 5 Juli untuk seluruh sekolah negeri di Kota Pontianak. Untuk formulir sendiri, dirinya menegaskan, tidak ada pungutan apa pun. Terutama untuk formulir yang sudah menjadi ketetapan diberikan gratis pada seluruh siswa yang ingin mendaftar. “Terutama untuk formulir semuanya gratis,” kata Mulyadi.

Ia menambahkan, dalam PPDB online, apabila calon peserta didik sudah mencabut berkas sebelum 5 Juli, sementara nilainya masih mencukupi, maka dia tidak bisa mendaftar ke sekolah negeri mana pun di Kota Pontianak.

“Untuk jenjang SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak telah menyediakan kuota sebanyak 4.787 calon peserta didik yang akan diterima. Untuk melihat perkembangan PPDB online ini, orang tua maupun calon peserta didik dapat melihatnya melalui website www.ppdb.kemendikbud.go.id/pontianak,” pungkasnya.

About investigasiberita

God Love we all ^_^

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: